Skip to main content

Memahami Aturan, Threshold, dan Event Buffer Kamera GO Focus Plus dari Geotab

Pahami cara kerja pengaturan kamera Go Focus Plus – mencakup kategori AFAS dan DMS, pengaturan threshold yang dapat dikonfigurasi, event buffer, serta notifikasi suara untuk armada di Asia Tenggara.

Tim Geotab

20 Mei 2026

All-in-one video telematics

Informasi Utama

  • Aturan menentukan kapan event direkam: Aturan pada kamera menetapkan kondisi di mana GO Focus Plus akan menghasilkan event—mencakup risiko seperti jarak terlalu dekat (tailgating), posisi kendaraan melenceng dari jalur (lane straddling), penggunaan ponsel, dan distraksi saat berkendara. 
  • Threshold dapat dikonfigurasi sepenuhnya: Setiap aturan memiliki pengaturan sensitivitas yang dapat disesuaikan, sehingga armada dapat mengkalibrasi deteksi sesuai dengan jenis kendaraan—misalnya, menerapkan jarak mengikuti yang lebih pendek untuk kendaraan ringan dan lebih panjang untuk truk heavy-duty.
  • Pre-buffer dan post-buffer mengatur durasi rekaman: Pre-buffer merekam video sebelum event terpicu, sedangkan post-buffer merekam setelah event terjadi. Keduanya menentukan total durasi klip yang dihasilkan.

Apa itu aturan pada kamera GO Focus Plus?

Aturan pada kamera mendefinisikan kondisi di mana sebuah event akan dihasilkan. GO Focus Plus mendukung berbagai jenis aturan yang berkaitan dengan ADAS dan DMS. 

 

Threshold merupakan nilai yang mengatur tingkat sensitivitas dari setiap aturan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna. Sebagai contoh, pada aturan deteksi tailgating, threshold dapat diatur untuk mengikuti jarak tertentu (following distance) dan waktu potensi tabrakan (time to collision) antar kendaraan yang masih dikategorikan sebagai tailgating.

 

Untuk armada kendaraan ringan (light-duty), jarak mengikuti yang lebih pendek mungkin masih dapat ditoleransi, sehingga membutuhkan threshold yang lebih tinggi untuk mendeteksi tailgating. Sebaliknya, untuk kendaraan berat (heavy-duty), jarak mengikuti yang lebih panjang diperlukan untuk operasional yang aman, sehingga diterapkan threshold yang lebih rendah agar tailgating dapat dideteksi lebih dini. 

 

Pendekatan ini memastikan bahwa threshold pada setiap aturan dapat disesuaikan dengan karakteristik operasional dari berbagai jenis kendaraan. 

Apa itu pre-event dan post-event buffer?

Pre-buffer adalah durasi waktu (dalam detik) sebelum suatu pengaturan menghasilkan event, yang menentukan titik awal rekaman sebuah kejadian (event). Sedangkan post-buffer adalah durasi waktu (dalam detik) setelah sebuah rekaman event dihasilkan, yang menentukan titik akhir rekaman.

 

Kedua parameter ini secara bersama-sama menentukan total durasi rekaman event (event buffer).

Aturan dan threshold pada GO Focus Plus

Geotab menyediakan berbagai aturan ADAS dan DMS yang bisa langsung digunakan pada kamera GO Focus Plus, dengan fleksibilitas untuk menyesuaikan threshold sesuai kebutuhan operasional.

 

Berikut adalah daftar aturan yang tersedia beserta nilai threshold default-nya. Seluruh nilai disajikan dalam satuan metrik (km/jam).

ADAS

Aturan Kamera

Deskripsi

Parameter yang Dapat Dikonfigurasi

Default (Metrik)

Default (Imperial)

Peringatan Suara

Tabrakan

Kendaraan bertabrakan dengan kendaraan lain atau objek, yang mengakibatkan benturan dan potensi kerusakan.

Tidak ada

N/A

N/A

Tabrakan.

Berkendaran Defensif

Mengurangi kecepatan  untuk menjaga jarak aman saat kendaraan lain masuk ke jalur di depan dengan jarak yang tidak aman. 

Kecepatan

Time to Collision

30 - 90 km/jam : 1 detik

 

90 - 120 km/jam : 0.75 detik

 

≥ 120 km/jam : 0.5 detik

18 - 56 km/jam : 1 detik
 

56 - 75 km/jam : 0.75 detik
 

≥ 75 km/jam : 0.5 detik

Mengemudi dengan aman.

Melebihi Batas Jalur (Lane Straddling)

Kendaraan melaju di dua jalur sekaligus, yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Durasi

5 detik

5 detik

Tetap di dalam jalur.

Hampir Tabrakan

A vehicle comes dangerously close to a collision,

but avoids it through sudden braking or maneuvers.

Tidak Ada

N/A

N/A

Hampir tabrakan.

Tidak Berhenti Sempurna (Rolling Stop)

Kendaraan tidak berhenti sepenuhnya di rambu stop atau lampu merah, melainkan tetap melaju perlahan melewati persimpangan.

Kecepatan

3.6 km/jam

2.2 km/jam

Berhenti tidak sempurna.

Pelanggaran Garis

Kendaraan melewati garis jalur yang solid.

Kecepatan

Durasi

40 km/jam

3 detik

25 km/jam

3 detik

Melanggar garis.

Jarak Terlalu Dekat

Mengikuti kendaraan di depan dengan jarak terlalu dekat, sehingga mengurangi jarak pengereman dan meningkatkan risiko tabrakan

Kecepatan

Time to Collision

30 - 60 km/jam : 1 detik
 

60 - 90 km/jam : 1.25 detik
 

≥ 90 km/jam : 1.5 detik

18 to 37 km/jam : 1 detik
 

37 - 56 km/jam : 1.25 detik
 

≥ 56 km/jam : 1.5 detik

Jaga jarak.

DMS

Aturan Kamera

Deskripsi

Parameter yang Dapat Dikonfigurasi

Default (Metrik)

Default (Imperial)

Peringatan Suara

Distraksi 

Pengemudi terdeteksi mengonsumsi minuman, yang berpotensi mengganggu kendali kendaraan.

Durasi

6 detik

6 detik

Perhatikan jalanan.

Minum saat Mengemudi

Pengemudi atau penumpang tidak menggunakan sabuk pengaman, sehingga melanggar standar keselamatan.

Durasi

Kecepatan berkendara

5 detik

20 km/jam

5 detik

12.5 km/jam

Tetap memegang kemudi.

Tanpa Sabuk Pengaman

Pengemudi atau penumpang tidak menggunakan sabuk pengaman, sehingga melanggar standar keselamatan.

Kecepatan

20 km/jam

12.5 km/jam

Pasang sabuk pengaman.

Penggunaan Ponsel

Pengemudi terdeteksi menggunakan ponsel, yang berisiko terhadap keselamatan.

Durasi

5 s

5 s

Letakkan ponsel.

Merokok

Pengemudi terdeteksi merokok saat berkendara, yang dapat menyebabkan distraksi.

Tidak Ada

N/A

N/A

Merokok.

Alat Pelacak Armada GO9 

Aturan Kamera

Deskripsi

Parameter yang Dapat Dikonfigurasi

Default (Metrik)

Default (Imperial)

Peringatan Suara

Akselerasi Mendadak

Peningkatan kecepatan kendaraan secara cepat, yang mengindikasikan gaya berkendara agresif.

G-force

0.4 G

0.4 G

Akselerasi mendadak.

Pengereman Mendadak

Peningkatan gaya pengereman secara tiba-tiba, menandakan pengereman darurat atau berkendara agresif.

G-force

0.6 G

0.6 G

Pengereman mendadak.

Manuver Belok Tajam

Kendaraan berbelok dengan cepat dan tajam, yang menunjukkan kecepatan menikung yang tidak aman.

G-force

0.5 G

0.5 G

Manuver terlalu tajam.

Frequently Asked Questions


View last rendered: 05/20/2026 21:30:01